Artikel

PDAM Tirta Perwitasari Pasok Air Bersih ke Desa-desa yang Dilanda Kekeringan

    Dibaca 88 kali

PURWOREJO, Memasuki musim kemarau, belum lama ini PDAM Tirta Perwitasari Purworejo melakukan droping air ke sejumlah desa seperti Desa Roworejo Kecamatan Grabag, Desa Somorejo, Kecamatan Bagelen dan Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo. Selain itu juga dilakukan perbaikan peralatan di sejumlah tempat. Hal itu dilakukan agar kebutuhan air ke pelanggan lancar. Direktur PDAM Tirta Perwitasari Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, ST menerangkan, untuk droping air sudah dilakukan sejak usai lebaran lalu. “Setiap hari rata-rata 5 tangki mobil dengan kapasitas 4.000 liter per tangki,” ucap Direktur, Selasa (25/6). Droping air tersebut, lanjut Hermawan, atas permintaan pemerintah desa yang membutuhkan melalui permohonan lewat BPBD Purworejo dan diteruskan ke Pemkab Purworejo. “Jadi pemerintah desa yang merasa membutuhkan droping air silakan koordinasi dengan BPBD, kita akan lakukan droping air setelah ada permintaan dari BPBD. Untuk peningkatan pelayanan droping air bersih di luar pelanggan PDAM sudah menyiagakan 3 mobil tangki, ” kata Direktur.

Menurut Direktur, saat kemarau kebutuhan air bersih masyarakat biasanya meningkat sementara untuk debit air mengalami penurunan. Oleh karena itu pihaknya berusaha meningkatkan produksi air di sejumlah sumber seperti Bendung Boro dan Sumur Condong. Di Bendung Boro akan dilakukan perbaikan intake. Jika selama ini pipa jaringan langsung ke sungai maka akan dibangun sumur penampung agar kapasitas air stabil. “Karena selama ini langsung ke sungai maka tidak ada filter sehingga input air sering terganggu dan berdampak pada proses produksi air bersih. Dengan adanya sumur penampung nantinya diharapkan kapasitas air lebih stabil dan mampu meningkatkan produksi air bersih,” ujar Direktur.

Sementara sumur Condong akan dilakukan peningkatan kapasitas air yang dulunya hanya mampu 3,5 liter perdetik menjadi 7,5 liter perdetik. “Upaya yang dilakukan sudah menggeser sumur dan penggalian ulang, kedepan akan dilakukan penggantian pompa penyedot yang kapasitasnya lebih besar, ” terang Direktur. Disebutkan, saat ini jumlah pelanggan PDAM Tirta Perwitasari sebanyak 23 ribu. Dan penambahan pelanggan untuk wilayah Cangkrep, Wonoroto, Ganggeng dan Sidomulyo tetap akan dilayani. “Biaya pemasangan baru sekitar Rp 1,5 juta, namun harga bisa berubah tergantung survei. Kalau ingin lebih murah pasang baru dengan cara kolektif, ” jelas Direktur. Direkturmenghimbau, masyarakat maupun pelanggan yang mengetahui ada kerusakan jaringan PDAM sebaiknya segera melapor ke PDAM sehingga kerusakan dapat segera ditindak lanjuti dan tidak mengganggu distribusi air ke pelanggan.

 

sumber : http://purworejonews.com/berita/pdam-tirta-perwitasari-pasok-air-bersih-ke-desa-desa-yang-dilanda-kekeringan/